Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Ibu...

Gambar
Ketik lapar tangan ibu yang menyuapi, katika haus tangan ibu lah yang memberi minum, ketika mandi tangan ibu yang meratakan air keseluruh badan, ketika lelah tangan ibu yang menggendongku, ketika menangis tang ibu yang mengusap air mata, katka gembira tangan ibu yang menandah syukur, memeluk erat dengan derai air mata gembira, ketika dilanda masalah tangn ibu lah yang membelai duka sambil berkata "sabar nak, sabar ya sayang". Betapa hebatnya seorang ibu, berkoraban demi anaknya walau itu mengancam nyawa beliau sendiri, Ibu... aku tidak pernah membayangkan apa jadinya aku tanpa ibu , sesosok orang yang sederhana namun penuh jasa dalam hidupku, yang selalu memeberi nasehat serata dorongan tanpa kata lelah, ibu...sesungguhnya aku tahu apa bila ibu menutupi maslah yang sedang ibu hadapi, aku juga tahu sesungguhnya ibu sudah leleh dengan semua yang ibu kerjakan, terlebih-lebih ibu adalah seorang wanita kariri yang membesarkan anaknya seorang diri,sungguh aku salut dengan ke...

Broken Home

Gambar
Hening, malam kian larut, bahkan pagi menjelang. Hawa dingin sudut kota Banjarmasin kian menggigit. Senyap, pada sepi yang menelikung hati. Sendiri, dalam gelap. Terus menarikan jemari di atas keyboard laptop. Sendiri, ku di sini. Di ruang yang dahulu pernah menorehkan prasasti sejarah untukku, kucoba kembali susun kepingan hati yang terserak, menyusunnya dengan penuh kehati-hatian agar tak ada celah setan menyusup. Diam, aku belajar tafakuri. Derap rapat-rapat hati dengan dzikir agar tak ada tangis kesia-siaan. Perlahan, ku obati luka atas goresan yang tersayat dalam hati, mengusapnya lembut, dengan sentuhan lantunan dzikir yang mulai terasa getarnya. Bismillah… Menjalani hidup sebagai anak korban broken home, tentunya kita tau seperti apa rasanya … tapi bukan ini yang akan aku paparkan dalam tulisan sederhanaku. Ku sadari, bukan hal mudah menjalani peran sebagai anak korban broken home. Hingga kemudian, saat kaki ini mulai terasa lelah menapak alur skenario hidup, dalam pemberhentian...