Ibu...

Ketik lapar tangan ibu yang menyuapi, katika haus tangan ibu lah yang memberi minum, ketika mandi tangan ibu yang meratakan air keseluruh badan, ketika lelah tangan ibu yang menggendongku, ketika menangis tang ibu yang mengusap air mata, katka gembira tangan ibu yang menandah syukur, memeluk erat dengan derai air mata gembira, ketika dilanda masalah tangn ibu lah yang membelai duka sambil berkata "sabar nak, sabar ya sayang".

Betapa hebatnya seorang ibu, berkoraban demi anaknya walau itu mengancam nyawa beliau sendiri, Ibu... aku tidak pernah membayangkan apa jadinya aku tanpa ibu , sesosok orang yang sederhana namun penuh jasa dalam hidupku, yang selalu memeberi nasehat serata dorongan tanpa kata lelah,


ibu...sesungguhnya aku tahu apa bila ibu menutupi maslah yang sedang ibu hadapi, aku juga tahu sesungguhnya ibu sudah leleh dengan semua yang ibu kerjakan, terlebih-lebih ibu adalah seorang wanita kariri yang membesarkan anaknya seorang diri,sungguh aku salut dengan kesabaran ibu menghadapi orang-orang yang menyakitkan hati ibu, serta orang-orang yang iri akan kesederahanaan kami yang alhamdulillah sampai sekarang tidak ada kekurangan dalam rezky atau sebagainya, karena sesungguhnya Allah tidak akan pernah membiarkan hambanya berada dalum kesusuahan.

Sungguh aku sangat salut dengan usaha dan tekat ibu yang selalu memberi motivasi dan dorongan yang tidak habis-habisnya.
maafkan aku kerana dulu aku tidak pernah mengerti apa maksud dari semua ucapan ibu, aku yang selalu membantah perkataan ibu, aku yang tidak pernah mengahrgai ibu yang dilakukan ibu untuku, aku yang menggap semua perkataan ibu adalah sesuatu yang tidak penting,

Ibu... sekarang aku sadar betapa pentingnya semua ucapan, nasehat serata dorongan ibu, sekarang aku sadar kalau semua yang kau lakukan itu semata-mata hanya untuk melihat aku bahagia, agar aku bisa berubah menjadi sesosok orang yang sukses,

Terimakasih Ya Allah engkai masih memberi aku dan Ibu ku umur. kami akan berusaha memperbaiki apa yang harus diperbaiki, namun kami hanya manusia yang tak lepas dari kekurangan Ya Allah,
aku ingin membalas jasa ibu yang telah ibu berikan kepadaku, walau hanaya seperkecilnya, karena aku merasa aku tidak akan bisa membalas semua yang telah ibu berikan kepada ku walau sekaya apapapun aku kelak. aku ingin sekali melihat ibuku bangga dengan semua yang telah ia lakukan kepadaku,

Tangan Ibu tangan ajaib,
Sentuhan Ibu sentuhan kasih.
Engkau seorang perantara yang membawa kami ke Surga Firdaus.




IG     : @mursinaiin
FB     : Sinah
TW   : @mursinaiin
ASK  : @mursinaiinn

Komentar